Month: February 2021

Game Android Yang Layak Kamu Coba Mainkan

Walau jadi basis gaming yang tidak diutamakan untuk bermain game, handphone sendiri masih kaya jenis game yang paling memikat buat di eksplor. Bicara berkenaan eksplor, jenis penjelajahan lumayan kuat dengan komponen eksplorasi atau perasaan bebas dalam memainkan. Jenis penjelajahan sendiri dapat disebut tidak sekaku jenis-genre lain, di mana game-game dengan jenis ini mempunyai kekhasan tertentu yang dapat benar-benar kontras satu dengan lainnya.

Nah untuk rekan-rekan yang pengin mainkan game-game penjelajahan di Android tetapi terbentur dengan kebatasan paket data, kita akan memberikan referensi game penjelajahan 2020 yang dapat kalian mainkan di android.

Oceanhorn

Bertopik penjelajahan, Oceanhorn menceritakan mengenai cerita si hero yang ditinggal oleh si ayah. Kalian akan berpetualang dalam suatu pulau, di mana kamu akan mengakhiri bermacam jenis teka-teki dan bermacam kekuatan pada nanti. Mempunyai diagram 3D dan story telling yang cantik membuat game ini sangat terasa nyaman dimainkan. Game ini sendiri sudah mempunyai sekuel yang ada di basis handphone juga. Tetapi kalian baru dapat memainkan di versus iOS dan seri handphone-nya belum terang kapan hadirnya.

Evoland

Salah satunya game penjelajahan yang harus kalian punyai di Handphone kalian, harga yang cukup dapat dijangkau ditambahkan dapat kalian mainkan secara off line. Evoland sendiri adalah game JRPG yang mengangkat topik yang cukup unik. Di mana kalian akan berpetualang melalui bermacam cerita seperti game-game JRPG. Kekhasan dari game ini ialah, Evoland tawarkan evolusi dari game-nya sendiri sepanjang permainan berjalan. Jadi di awal permainan kalian akan mempunyai diagram yang cukup buluk dan tidak warna, di mana secara setahap kalian akan buka tehnologi pada game ini hingga game mempunyai diagram dan feature JRPG yang lebih kekinian.

Postknight

Ialah sebuah game yang bercerita seorang kesatria yang bekerja mengantar pesan seperti pak pos. Game ini sendiri mempunyai ide penjelajahan dan RPG yang simpel, di mana kalian akan memperoleh item-item khusus jika kalian mengakhiri pekerjaan yang sudah dipastikan. Game ini mendeliver ceritanya lewat diskusi antar watak, ada feature Relationship/kekasihan di mana kalian dapat memberi salah satunya gadis npc favorite kalian sebuah hadiah. Keuntungannya kalian akan dekat sama npc itu dan dapat terima hadiah tertentu juga dari mereka. Game mobile ini bisa kalian unduh dan mainkan secara off line di android.

Minecraft

Siapakah yang tidak keal Minecraft, game open-world dengan junjung kebebasan dan kreasi selaku nilai khusus. Visi khusus dari game ini sendiri ialah untuk tetap bertahan hidup di keras-nya dunia minecraft. Tetapi jika kalian dapat dengan gampang lewat hal itu, karena itu menaklukkan bos lawan dan mendapati hal baru jadi rintangan seterusnya. Sama dengan versus PC kalian dapat membuat semua jenis poin dimulai dari senjata, perlengkapan, sampai menjinakan satwa-satwa dalam game Minecraft. Hingga kreativitas kalian ialah batasnya.

Guardian Tales

Guardian Tales sendiri adalah game RPG mobile yang memikat untuk kalian install di handphone kalian. Guardian Tales sendiri adalah game RPG classic yang mendatangkan beberapa cerita di tiap stage-nya. Ada juga feature Puzzle di mana kalian dapat harus memperoleh equip tertentu dan mempertajam otak kalian untuk mengakhirinya. Banyak hero yang dapat kalian mengumpulkan dari Gacha, setiap hero mempunyai kekuatan tertentu. Hingga kalian perlu mengombinasikan satu yang lainnya supaya jadi tim yang prima.

Roblox

Roblox sendiri mempunyai diagram yang cukup lucu dengan gameplay yang unik. Tentukan apa jenis khusus dari Roblox sendiri cukup susah, ada beberapa model dalam game-nya yang dapat kalian mainkan. Pada dasarnya Roblox sendiri hanya game MMO yang biarkan user-nya membuat game apa saja sesuai kreasi mereka. Kalian dapat bermain battle Royale, menyelam ke dalamnya laut, berpetualang di gunung volcano berapi, sampai jadi Cowboy di kerasnya peradaban barat. Kalian yang ketarik dapat mainkan Roblox di Playstore dengan gratis.a

Read More »

Seri Game Assasin Creed Terfavorit

Tidak diduga Assassin’s Creed sudah “lahir” 13 tahun lalu, telah berasa tua kah kamu? Pertama kalinya dikenalkan, game racikan dari Ubisoft ini dipandang seperti suatu hal yang unik dan baru sebab komponen parkour dan plot narasi yang satukan fiksi dan sedikit komponen historik di dalamnya. Assassin’s Creed saat itu juga jadi salah satunya franchise unggulan dan iconic dari Ubisoft. Ketenaran franchise ini sempat dimamfaatkan melalui keluarkan tahunan, tetapi hal itu dihentikan sesudah formulasi yang makin lama makin dipandang monoton.

Suka atau tidak suka kamu dengan franchise ini, harus kamu mengakui bila Ubisoft beri suatu hal yang unik dan jadi salah satunya penggerak terkenalnya “open-world” di angkatan gaming saat ini. Dengan lebih dari 20 game sudah dikeluarkan atas nama franchise ini, tentu saja setiap game punyai kualitas yang berbeda. Tetapi silahkan kita konsentrasi akan beberapa seri intinya saja yang dikeluarkan pada console dan PC sebab berkesan tidak adil untuk memperbandingkan game dengan anggaran besar dengan spin-off yang dikeluarkan untuk mobile dan basis portable atau yang diurusi oleh developer 3rd-party.

Tanpa panjang lebar kembali, di bawah ini kumpulan game khusus dari Assassin’s Creed dari yang terjelek sampai terhebat.

Assassin’s Creed: Revelations

Revelations adalah penutup dari trilogy Ezio, dan dari game berikut gamer mulai rasakan jemu dengan formulasi dari Assassin’s Creed. Revelations tidak begitu beri feature atau teknisi yang baru untuk bikin sekuel ini patut diundang selaku sekuel. Salah satu yang baru yang dijajakan dari seri ini ialah kehadiran minigame tower-defense, dan minigame ini termasuk jelek dan kamu peluang tidak ingin sentuh kembali sesudah 2-3 kali coba.

Baca Juga : Game Android Terbaik dan Terbaru Tahun 2020

Constantinople jadi salah satunya latar paling menjemukan yang berada di seri ini, dan faktor narasi yang dijajakan game termasuk meh. Ya, kita peroleh akhir perjalanan dari Ezio dan Altair yang perlu dianggap benar-benar emosional, namun apa yang berlangsung sebelumnya tidak begitu membekas di memory.

Assassin’s Creed

Assassin’s Creed pada waktu itu disanjung selaku salah satunya game paling unik ketika game dengan senjata api, mobil balap dan hack-and-slash memimpin industri gaming. Tetapi dengan makin banyak sekuel yang pasarkan banyak feature baru dan teknisi baru, game pertama dari franchise ini sangat terasa terbatas akan kebebasan yang dapat dilaksanakan.

Gameplay dari game pertama ini sangat repetitif dan kurang macam. Dan banyak beberapa momen menjemukan yang nampaknya ditambah cuman untuk memperlama waktu game. Kamu kemungkinan punyai kenangan yang besar akan game pertama ini, tetapi kenangan semata-mata tidak cukup jika game sudah outdated seiring waktu berjalan.

Assassin’s Creed III

Sesudah 3 seri diprioritaskan pada cerita Ezio, Assassin’s Creed III jadi awalnya baru dengan watak dan latar yang baru juga. Pada seri ini, game bukan hanya beri wilayah kota saja, tapi juga rimba yang bisa dijelajahi dan rimba sebagai tempat untuk memburu. Saat semua penggemar dari AC suka dengan watak Ezio, hal sama susah untuk disebutkan pada Connor. Begitu pendiam, tidak karismatis dan punyai peningkatan narasi yang tidak demikian menarik, dapat disebut dia jadi salah satunya protagonis paling terlewatkan di sejauh seri.

Pada faktor gameplay, Assassin’s Creed III tidak jelek, tetapi beberapa side mission termasuk menjemukan. Tetapi disamping bagusnya ialah kehadiran naval battle yang nanti disempurnakan kembali di seri seterusnya.

Assassin’s Creed Unity

Bug, glitch, permasalahan server, program companion tidak penting, port PC yang jelek, Assassin’s Creed Unity jadi seri paling polemis sebab rilis-nya yang sarat dengan permasalahan tehnis. Lepas dari semua hal itu, ada banyak hal bagus yang tiba dari seri ini. Penyesuaian watak, kota paris yang cantik dan ramai, dan beberapa teknisi pada stealth membuat game jadi lebih menarik.

Patch dan update sudah benahi sebagian besar permasalahan tehnis yang ada di awal launch, tapi itu tidak bisa membenahi plot dan watak yang kemungkinan jadi paling kurang kuat di sejauh franchise. Premisnya sedikit menarik dengan menambahkan romansa antar ke-2 watak, tetapi keseluruhannya, narasi di Unity berasa cemplang dan pointless dengan akhir yang tidak memberikan kepuasan sama sekalipun. Narasi zaman kekinian berkesan pointless dan seolah dibikin karenanya berada di checklist beberapa penulis di Ubisoft.

Read More »